Untuk kesekian kalinya, aku harus bermusuhan dengan diriku sendiri. Beberapa hari terakhir ini, kami sering berselisih paham. dia A, dan aku B. Lalu kami sama-sama membuat gaduh ruangan kosong, untungnya hanya ada kami berdua. Atau setidaknya ada seekor kucing peliharaan kami yang entah mengapa belakangan ini sangat betah dirumah.
Oke... oke... aku terlalu percaya diri untuk tidak mendengarkannya, aku tidak peduli apa katanya, tapi dia selalu saja memaksaku mendengarkannya.
"Sudah berapa kali aku bilang, aku sedang tidak ingin mendengarkan siapa-siapa, bahkan kamu!" bentakku suatu siang.
Sebelumnya kami selalu sepaham tentang apapun. Tapi, beberapa saat kemudian dia berkata bahwa, "kamu, tidak akan pernah berubah, inilah kamu, sudah paten menjadi monster." katanya,
Mulai saat itu, aku tidak setuju dengannya, tapi aku tahu itu benar, tapi untuk kali ini, barangkali aku menjadi orang yang munafik dan tidak lagi mau membenarkan apa yang di katakan orang-orang, bahkan diriku sendiri..
~sekian~
Oke... oke... aku terlalu percaya diri untuk tidak mendengarkannya, aku tidak peduli apa katanya, tapi dia selalu saja memaksaku mendengarkannya.
"Sudah berapa kali aku bilang, aku sedang tidak ingin mendengarkan siapa-siapa, bahkan kamu!" bentakku suatu siang.
Sebelumnya kami selalu sepaham tentang apapun. Tapi, beberapa saat kemudian dia berkata bahwa, "kamu, tidak akan pernah berubah, inilah kamu, sudah paten menjadi monster." katanya,
Mulai saat itu, aku tidak setuju dengannya, tapi aku tahu itu benar, tapi untuk kali ini, barangkali aku menjadi orang yang munafik dan tidak lagi mau membenarkan apa yang di katakan orang-orang, bahkan diriku sendiri..
~sekian~
0 komentar:
Posting Komentar