Bung, keinginan terbesarku sekarang, barangkali keinginan busukku, aku ingin menghapus Explant dari muka bumi ini 3:)
"Apa kamu kaget? atau tersentak? sudah biarkan saja. Aku hanya bosan sekali.
Aku ingat, tahun 2009 aku menemukannya bersama dengan ninuk dan kawan-kaawan. Ah, kenapa aku harus mengulang sejarah lagi? apa kamu ingin tau bung? aku saja sudah bosan ketika di tanya perjuangan(ku) dulu ketika harus membangunnya dan bertahan. Sudah ya bung, itu bukan masalah yang penting sekarang.
Barangkali kakiku belum kuat ya bung, belum ada yang mau dengan keseluruhan loyalitasnya mengurus Explant. Mereka terlalu sibuk dengan kehidupan kuliah dan pribadinya. Atau barangkali mereka hanya terlalu takut mendapatkan nilai yang jelek, dengan beasiswa yang di kurangi, dan bla... bla.... bla.... itu masalah yang sangat klasik, poltek punya aturan yang sangat ketat dalm masalah kuliah. boleh aku sedikit menyimpulkan bung?
begini, Explant hanya sebagai organisasi kampus yang dijadikan ajang untuk belajar, tidak punya pengaruh apapun untuk masa depan mereka. Dan untuk Explant, mereka tidak berani atau tidak bisa mengorbankan apapun. Apa menurutmu kesimpulanku ini salah bung? Yang aku sayangkan, aku merasa apa yang aku korbankan selama ini sia-sia. Dengan cinta, bahkan apa tujuan sebenarnya aku harus bolos pada waktu kuliah, sendirian di sekret, bertengkar dan menanamkan sedikit rasa benci kepada beberapa orang hanya untuk mempertahankan ideologiku sendiri. Barangkali aku terlalu cinta ya bung?
Pada awalnya sudah sejak dulu aku sangat ragu ketika harus mempunyai adek tingkat. Itu aku bung, entah apa yang mendasari kenapa aku bisa berfikir gitu, barangkali aku tidak percaya pada siapapun untuk memegangnya. tapi bukankah setiap generasi itu harus berganti bung. Aku hanya tidak tega jika Explant diisi oleh orang-orang yang tidak bersikap loyal. Karena jika begitu, Explant akan mati lagi. Anda tau kan, mencari orang yang mempunyai sifat keras dan berjiwa pemimpin untuk sekarang ini sangat sulit?
Sudahlah bung, Sejarah bukan apa-apa tanpa ada yang mau mengenangnya.
~ini rahasia ya bung, aku sangat cinta sama Explant. Cuma aku dan kamu yang tau :)
Salam Hangat~
"Apa kamu kaget? atau tersentak? sudah biarkan saja. Aku hanya bosan sekali.
Aku ingat, tahun 2009 aku menemukannya bersama dengan ninuk dan kawan-kaawan. Ah, kenapa aku harus mengulang sejarah lagi? apa kamu ingin tau bung? aku saja sudah bosan ketika di tanya perjuangan(ku) dulu ketika harus membangunnya dan bertahan. Sudah ya bung, itu bukan masalah yang penting sekarang.
Barangkali kakiku belum kuat ya bung, belum ada yang mau dengan keseluruhan loyalitasnya mengurus Explant. Mereka terlalu sibuk dengan kehidupan kuliah dan pribadinya. Atau barangkali mereka hanya terlalu takut mendapatkan nilai yang jelek, dengan beasiswa yang di kurangi, dan bla... bla.... bla.... itu masalah yang sangat klasik, poltek punya aturan yang sangat ketat dalm masalah kuliah. boleh aku sedikit menyimpulkan bung?
begini, Explant hanya sebagai organisasi kampus yang dijadikan ajang untuk belajar, tidak punya pengaruh apapun untuk masa depan mereka. Dan untuk Explant, mereka tidak berani atau tidak bisa mengorbankan apapun. Apa menurutmu kesimpulanku ini salah bung? Yang aku sayangkan, aku merasa apa yang aku korbankan selama ini sia-sia. Dengan cinta, bahkan apa tujuan sebenarnya aku harus bolos pada waktu kuliah, sendirian di sekret, bertengkar dan menanamkan sedikit rasa benci kepada beberapa orang hanya untuk mempertahankan ideologiku sendiri. Barangkali aku terlalu cinta ya bung?
Pada awalnya sudah sejak dulu aku sangat ragu ketika harus mempunyai adek tingkat. Itu aku bung, entah apa yang mendasari kenapa aku bisa berfikir gitu, barangkali aku tidak percaya pada siapapun untuk memegangnya. tapi bukankah setiap generasi itu harus berganti bung. Aku hanya tidak tega jika Explant diisi oleh orang-orang yang tidak bersikap loyal. Karena jika begitu, Explant akan mati lagi. Anda tau kan, mencari orang yang mempunyai sifat keras dan berjiwa pemimpin untuk sekarang ini sangat sulit?
Sudahlah bung, Sejarah bukan apa-apa tanpa ada yang mau mengenangnya.
~ini rahasia ya bung, aku sangat cinta sama Explant. Cuma aku dan kamu yang tau :)
Salam Hangat~
1 komentar:
Bung itu siapa??
Sudahlah bung jalani hari ini.
Pasti ada saat yang indah
Posting Komentar